Selasa, 10 Desember 2019


Apa yang kau risaukan wahai manusia
Umur manusia tak lebih dari 100 tahun
Sedangkan waktu masih lama akan menampilkan mahluk-lain lain dalam eranya
Manusia hanya segelitik lewatan waktu dilautan debu waktu
Apalagi diriku yang hanya berbaring memandang yang lainnya mencapai tujuannya
Aku hanya menunggu waktu hilang
Hilang dilupakan dunia 
Hilang dilupakan sepersekian debu waktu yang ada
Masa lalu sudah terbentuk bermiliar-miliar waktu
Masa depan masih panjang tak terbatas oleh waktu
Bahkan ruang di semesta manapun
Aku kan meningglkan jejak?
Tidak kurasa, kecuali atom-atom yang didalam tubuhku ditangkap oleh waktu
Atom-atom jejak yang saling berterbangan diantara ketiadaan

Hilanglah diriku ditelan oleh pikiranku sendiri
Hilang membuai ketiadaan 
Aku rasa memang ini isi sambil menunggu waktuku tiba
Nangis, kesal tak berguna
Ah apa yang ingin kusapaian bila semua harus berhenti oleh waktu
Berhenti melihat waktu orang lain

Hatiku beku, andai waktu bisa menghangatkan diriku
Membawa kembali atau mau untuk menghiburku
Namun waktu sepertinya enggan sekedar menyapaku
Dia menarik-menarik jarum-jarum hatiku agar aku tak bisa merasakan kelembutan


Posting Komentar